deep learning dasar-dasar akuntansi

Modul Ajar Deep Learning Dasar-Dasar Akuntansi (AKL) Kelas 10 Fase E SMK

Calonpendidik.com – Dasar-Dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga adalah mata pelajaran berisi kompetensi yang mendasari penguasaan akuntansi dan keuangan lembaga untuk profesi akuntansi junior. Modul ajar deep learning dasar-dasar akuntansi kelas 10 fase e smk yang kami buat sudah kami sesuaikan dengan capain pembelajaran terbaru 2026.

Mata pelajaran dasar-dasar akuntansi dan keuangan lembaga berfungsi untuk menumbuhkembangkan minat dan renjana (passion) murid dalam memahami wawasan dunia kerja bidang akuntansi dan keuangan lembaga, serta kecakapan dasar, K3, dan budaya kerja.

Dalam modul ajar deep learning dasar-dasar akuntansi dan keuangan lembaga bertujuan membekali murid dengan hard skills dan soft skills untuk :

  1. Memahami wawasan dunia kerja bidang akuntansi dan keuangan lembaga
  2. Menerapkan kecakapan kerja dasar ( basic job skills), K3, dan budaya kerja.

Capaian Pembelajaran (CP) Modul Ajar Deep Learning Dasar-Dasar Akuntansi Kelas 10

Pada akhir Fase E, capaian pembelajaran modul ajar deep learning dasar-dasar akuntansi diharapkan murid memiliki kemampuan sebagai berikut:

1. Wawasan dunia kerja bidang akuntansi dan keuangan lembaga

    Menganalisis jenis-jenis perusahaan dalam akuntansi, siklus akuntansi, perkembangan teknologi akuntansi, permasalahan ekonomi, penerapan ilmu ekonomi dalam kegiatan usaha, administrasi dalam akuntansi dan keuangan lembaga, serta mendeskripsikan fungsi manajemen dalam akuntansi dan keuangan lembaga.

    2. Kecakapan kerja dasar (basic job skills), K3, dan budaya kerja

    Menerapkan regulasi dan standar yang mengatur etika profesi akuntansi dan keuangan lembaga, kode etik dalam praktik akuntansi dan keuangan lembaga, prinsip-prinsip etika profesi akuntansi dan keuangan lembaga, praktik-praktik kesehatan diri dan keselamatan kerja, praktik budaya kerja 5R, dasar-dasar akuntansi, dasar-dasar perbankan, produk dan jasa layanan perbankan, serta penggunaan paket program pengolah angka.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Modul Ajar Deep Learning Dasar-Dasar Akuntansi

    Berdasarkan Materi dan capaian kompetensi pada mata pelajaran Dasar-Dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga merujuk pada kemasan Skema Okupasi untuk program keahlian akuntansi dan keuangan lembaga sesuai Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 264 Tahun 2023 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis Golongan Pokok Aktivitas Hukum dan Akuntansi Bidang Teknisi Akuntansi.

    Alur tujuan pembelajaran dalam modul ajar deep learning dasar-dasar akuntansi yaitu:

    1. Memahami proses bisnis di bidang akuntansi dan keuangan lembaga
    2. Memahami perkembangan teknologi di industri dan dunia kerja serta isu-isu global di bidang akuntansi dan keuangan lembaga
    3. Memahami profil entrepreneur, peluang pekerjaan/profesi dan peluang usaha di bidang akuntansi dan keuangan lembaga
    4. Memahami lingkup kerja pada bidang akuntansi dan keuangan lembaga.
    5. Menerapkan aspek-aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
    6. Memahami etika profesi di bidang akuntansi dan keuangan lembaga
    7. Memahami prinsip-prinsip dan konsep akuntansi dasar dan perbankan dasar
    8. Memahami penggunaan aplikasi pengolah angka/spreadsheet.

    Modul Ajar Deep Learning Dasar-Dasar Akuntansi Kelas 10 Fase E

    Berikut ini salah satu modul ajar deep learning dasar-dasar akuntansi yang kami buat.

    Baca Juga  Modul Ajar Kimia Kelas X SMA/MA Fase E Kurikulum Merdeka Lengkap

    A. Identitas Modul

    • Nama Penyusun        : Calonpendidik.com
    • Sekolah                      : SMKN
    • Fase/Kelas                 : E / X (Sepuluh)
    • Mata Pelajaran         : Dasar-Dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga
    • Topik                          : Proses Bisnis di Bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga
    • Alokasi Waktu          : 12 JP (12 x 45 menit)
    • Tahun Ajaran           : 2026
    • Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PBL) dan Inquiry-Based Learning

    B. Identifikasi Kesiapan Peserta Didik

    • Pengetahuan Awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep uang dan transaksi ekonomi sederhana dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, membeli makanan di kantin).
    • Minat: Peserta didik yang tertarik pada kegiatan wirausaha atau pengelolaan keuangan, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
    • Latar Belakang: Sebagian besar peserta didik terbiasa dengan transaksi ekonomi di lingkungan sosialnya, seperti pasar, toko online, atau minimarket.
    • Kebutuhan Belajar:
      • Audio-Visual: Peserta didik yang lebih efektif belajar melalui video, demonstrasi, dan presentasi visual.
      • Kinestetik: Peserta didik yang belajar terbaik melalui simulasi, role-playing, dan praktik langsung.
      • Visual: Peserta didik yang lebih mudah memahami melalui diagram, bagan alir, dan peta konsep.

    C. Karakteristik Materi Pelajaran

    • Jenis Pengetahuan: Materi ini mencakup pengetahuan konseptual (apa itu proses bisnis), prosedural (bagaimana mencatat transaksi), dan metakognitif (bagaimana menganalisis dan mengevaluasi alur kerja).
    • Relevansi: Materi ini sangat relevan karena setiap kegiatan bisnis melibatkan proses akuntansi dan keuangan. Peserta didik akan memahami bagaimana uang mengalir dan data dicatat dalam sebuah perusahaan, memberikan gambaran nyata untuk karir masa depan mereka.
    • Tingkat Kesulitan: Moderat. Materi ini akan dibangun dari konsep sederhana (transaksi) menuju konsep yang lebih kompleks (pengendalian internal).
    • Struktur Materi: Materi disusun secara bertahap, mulai dari pemahaman dasar, penerapan, hingga analisis dan evaluasi yang mendalam.
    • Integrasi Nilai dan Karakter:
      • Integritas: Kejujuran dalam mencatat setiap transaksi.
      • Tanggung Jawab: Menyelesaikan tugas dan mematuhi prosedur yang ditetapkan.
      • Kecermatan: Teliti dalam setiap detail data dan angka.
      • Kolaborasi: Bekerja sama dalam tim untuk menyelesaikan proyek.

    D. Dimensi Profil Lulusan

    • Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Peserta didik mengembangkan integritas dan kejujuran dalam bekerja.
    • Bernalar Kritis: Peserta didik mampu menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan alur proses bisnis secara logis.
    • Mandiri: Peserta didik mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi tugas secara mandiri dalam tim.
    • Gotong Royong: Peserta didik mampu berkolaborasi dan berinteraksi secara efektif dalam kelompok.

    E. Tujuan Pembelajaran

    Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

    • Memahami proses bisnis di bidang akuntansi dan keuangan lembaga.
    • Menerapkan proses bisnis di bidang akuntansi dan keuangan lembaga.
    • Menganalisis proses bisnis di bidang akuntansi dan keuangan lembaga.
    • Mengevaluasi proses bisnis di bidang akuntansi dan keuangan lembaga.

    F. Topik Pembelajaran Kontekstual

    Materi ini akan dikontekstualisasikan melalui studi kasus sebuah bisnis fiktif, yaitu “Sinergi Kopi”, sebuah kedai kopi yang sedang berkembang. Peserta didik akan berperan sebagai tim akuntan dan keuangan untuk membantu bisnis ini mengelola operasionalnya.

    G. Kerangka Pembelajaran

    • Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PBL)
    • Strategi Pembelajaran: Inquiry-Based Learning
    • Metode Pembelajaran: Diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, demonstrasi, dan presentasi.
    Baca Juga  Modul Ajar Ekonomi Kelas XI Fase F SMA/MA Kurikulum Merdeka Semester 1 & 2 Lengkap

    H. Langkah-Langkah Pembelajaran (6 Pertemuan)

    Pertemuan 1-2: Memahami & Menerapkan Dasar-Dasar Proses Bisnis

    • Pendahuluan: Guru menyapa, melakukan ice breaking terkait transaksi sehari-hari. Asesmen Diagnostik: Guru mengajukan pertanyaan lisan: “Apa itu bisnis?” dan “Apa peran uang dalam bisnis?”. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
    • Inti: Guru menjelaskan konsep dasar proses bisnis dan perannya dalam akuntansi dan keuangan lembaga. Peserta didik membuat peta konsep. Selanjutnya, guru menjelaskan alur proses bisnis siklus pendapatan dan pengeluaran. Peserta didik melakukan simulasi transaksi jual-beli sederhana, mencatat setiap transaksi, dan membandingkan catatan mereka.
    • Penutup: Guru memberikan umpan balik dan menekankan pentingnya dokumentasi. Guru memberikan tugas proyek awal: Merancang alur proses bisnis untuk proyek “Sinergi Kopi”.

    Pertemuan 3-4: Menganalisis & Mengevaluasi Proses Bisnis

    • Pendahuluan: Guru mengecek kemajuan proyek dan mendiskusikan tantangan yang dihadapi.
    • Inti: Guru menjelaskan konsep analisis proses bisnis dan pentingnya pengendalian internal. Peserta didik menganalisis studi kasus “Sinergi Kopi” yang diberikan guru melalui LKPD. Mereka mengidentifikasi potensi masalah, risiko, dan inefisiensi. Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka. Guru memfasilitasi diskusi panel di mana setiap kelompok mengevaluasi solusi kelompok lain dan merumuskan perbaikan.
    • Penutup: Guru memberikan umpan balik dan mengarahkan peserta didik untuk pertemuan selanjutnya. Guru memberikan tugas: Mempersiapkan presentasi akhir.

    Pertemuan 5-6: Presentasi dan Proyek Akhir

    • Pendahuluan: Guru memotivasi peserta didik untuk presentasi proyek akhir.
    • Inti: Peserta didik merangkum seluruh pemahaman mereka dari pertemuan sebelumnya. Setiap kelompok melakukan presentasi proyek akhir, mencakup:
      1. Alur Proses Bisnis awal “Sinergi Kopi”.
      2. Analisis kelemahan.
      3. Evaluasi dan usulan perbaikan.
      4. Dampak perbaikan terhadap efisiensi dan kontrol. Guru dan peserta didik lain memberikan pertanyaan dan umpan balik konstruktif.
    • Penutup: Guru memberikan umpan balik final dan mengapresiasi kerja keras peserta didik. Guru menyimpulkan seluruh materi dan menghubungkannya dengan karir di bidang akuntansi dan keuangan. Asesmen Sumatif: Penilaian proyek akhir dan presentasi.

    I. Asesmen Penilaian

    • Asesmen Awal (Diagnostik): Tanya jawab lisan di awal pertemuan untuk mengetahui pemahaman dasar.
    • Asesmen Proses (Formatif):
      • Observasi: Keaktifan dalam diskusi dan kolaborasi kelompok.
      • Kinerja: Partisipasi dalam simulasi dan kelengkapan catatan transaksi.
      • Produk: Kelengkapan dan kualitas LKPD.
    • Asesmen Akhir (Sumatif):
      • Proyek Akhir: Penilaian substansi, kreativitas, dan kolaborasi dalam proyek.
      • Presentasi: Penilaian terhadap kemampuan menyampaikan hasil analisis dan evaluasi secara jelas.

    Penutup

    Seperti itulah modul ajar deep learning dasar-dasar akuntansi kelas 10 fase e smk yang dapat kami bagikan kepada tema sekalian. Modul ajar deep learning dasar-dasar akuntansi yang kami buat ini sudah lengkap semester 1 dan 2, juga sudah dilengkapi dengan cp, atp, kktp, program semester, program tahunan. Untuk mendapatkan perangkat pembelajaran mendalam dasar-dasar akuntansi ini bisa dengan menghubungi kami. Terima kasih.