Modul Ajar PPKn Kelas X SMA/MA Kurikulum Merdeka

Modul ajar PPKn Kelas 10 dibuat berdasarkan dengan format kurikulum merdeka. Modul ajar PPKn Kelas X SMA/MA terdiri atas dua semester, dimana masing-masing semester terdiri dari dua bab.

Modul ajar PPKn ini merupakan implementasi dari Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang dikembangkan dari Capaian Pembelajaran (CP), serta Profil Pelajar Pancasila sebagai sasaran. Modul ajar PPKn ini dibuat berdasarkan pada fase maupun tahaoan perkembangan peserta didik khususnya pada mata pelajaran PPKn.

Komponen Modul Ajar PPKn

Dalam penyusunan modul ajar PPKn ini perlu memperhatikan komponen yang menjadi dasar dalam penyusunan. Komponen ini dibutuhkan dengan maksud sebagai kelengkapan pada persiapan pembelajaran. Komponen modul ajar PPKn ini bisa disesuaikan pada setiap mata pelajaran maupun kebutuhan. Komponen tersebut meliputi:

Komponen Informasi Umum

1. Identitas Modul

Pada bagian ini terdiri atas identitas penulis, institusi asal, tahun pembuatan modul, jenjang kelas, alokasi waktu.

– Nama Penulis : Calonpendidik
– Nama Sekolah : SMA Calonpendidik.com
– Tahun pembuatan modul : 2022
– Kelas/Fase : X/E
– Mata pelajaran : PPKn
– Domain : Pengenalan Konstitusi dalam Pengalaman Hidup Sehari-hari
– Alokasi waktu : 2 x Pertemuan (4 x 45 Menit)

2. Kompetensi awal

Merupakan kalimat bersifat pernyataan tentang pengetahuan maupun keterampilan yang akan dicapai oleh peserta didik sebelum mempelajari materi.

Peserta didik menganalisis norma dan aturan, hak dan kewajiban sebagai warga negara yang diatur dalam konstitusi dan norma yang berlaku, serta dapat mempraktikkannya; mempraktikkan membuat kesepakatan bersama di sekolah terkait dengan norma yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta didik; mengkaji ide-ide para pendiri bangsa tentang rumusan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945; dan mengidentifikasi adanya kesesuaian, tumpang tindih, dan pertentangan antara satu regulasi dengan regulasi lainnya

3. Profil Pelajar Pancasila

Menjadi tujuan terakhir pada kegiatan pembelajaran yang memiliki kaitan pada pembentukan karakter peserta didik. Profil pelajar pancasila ini bisa didesain berdasarkan pada kebutuhan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Pada setiap modul ajar ppkn mempunyai beberapa item dimensi profil pancasila yang sudah ditentukan.

Mandiri, Peserta didik melakukan pembelajaran secara mandiri tentang Pengenalan Konstitusi dalam
Pengalaman Hidup Sehari-hari
Bernalar Kritis, menyelesaikan masalah terkait Pengenalan Konstitusi dalam Pengalaman Hidup
Sehari-hari

4. Sarana dan Prasarana

Berupa fasilitas maupun media yang dipergunakan oleh guru maupun peserta didik untuk mendukung kegiatan pembelajaran di kelas. Sarana tersebut dapat berupa pemanfaatan teknologi sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.

– Papan tulis
– Spidol
– LCD
– Proyektor
– Buku

5. Target Peserta Didik

Target tersebut bisa diketahui dari psikologis peserta didik sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Ada 3 kategori peserta didik secara umum, meliputi:

  • Peserta didik reguler, dimana peserta didik ini tidak sulit untuk memahami materi yang diajarkan.
  • Peserta didik kesulitan belajar, yaitu peserta didik memiliki kendala baik itu secara fisik ataupun mental untuk bisa memahami materi yang diajarkan.
  • Peserta didik pencapaian tinggi, yakni peserta didik yang termasuk cepat dalam memahami materi yang diajarkan.
– Peserta didik reguler/tipikal
– Peserta didik sulit belajar
– Peserta didik pencapaian tinggi

6. Model Pembelajaran

Model ini disesuaikan pada materi yang diajarkan, seperti model discovery learning, model project based learning, model problem based learning dan lain sebagainya. Penggunaan model perlu memperhatikan sintaks yang dimiliki oleh model tersebut.

– Tatap muka
– Model pembelajaran kontekstual

Komponen Inti Modul

Komponen ini dalam modul ajar PPKn ini, diantaranya:

1.Tujuan pembelajaran

Merupakan cerminan dari poin-poin penting pada pembelajaran. Tujuan dari pembelajaran ini meliputi capaian pembelajaran serta alur tujuan pembelajaran. Ada berbagai macam bentuk tujuan pembelajaran seperti bidang kognitif yang terdiri dari fakta maupun informasi, pemahaman konsep, seni berpikir kritis, kemampuan penalaran dan lain sebagainya.

Peserta didik dapat mendeskripsikan dan membuat kesimpulan penting terkait dengan materi yang dipelajari, yakni Definisi Konstitusi, Tujuan Konstitusi, Jenis Konstitusi, Sejarah Perubahan Konstitusi UUD NRI Tahun 1945, dan mengaitkan dengan pasal atau ayat dalam Konstitusi UUD NRI Tahun 1945 yang dirasakan terkait dengan pengalaman hidup sehari-hari, seperti pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya

2. Pemahaman Bermakna

Pembelajaran bukan hanya untuk mengetahui konsep maupun fenomena saja, tetapu juga mengaitkan konsep tersebut sehingga terbentuk pemahaman yang baik dengan demikian perilaku peserta didik bisa terbentuk.

– UUD NKRI 1945 merupakan dasar hukum secara tertulis yang ada di Indonesia.
– UUD NKRI 1945 menjadi dasar huku seluruh regulasi (aturan perundang-undangan)

3. Pertanyaan Pemantik

Berupa pertanyaan yang dibuat oleh guru untuk peserta didik yang dimasukkan kedalam rancangan pembelajaran modul ajar dengan tujuan membangkitkan minat belajar dari peserta didik. Pertanyaan tersebut dibuat dalam bentuk kata tanya seperti apa, mengapa, bagaimana dan lain sebagainya.

– Apa yang kalian ketahui mengenai pengertian konstitusi dan UUD NKRI 1945?
– Sebutkan contoh pasal muapun ayat dalam UUD 1945 yang berkaitan langsung dengan kehidupan
sehari-hari?

4. Kegiatan Pembelajaran

Berupa rencana pelaksanaan pembelajaran dalam kelas maupun diluar kelas. Pada kegiatan ini mempunyai urutan yang bersifat sistematis berdasarkan dengan kebutuhan peserta didik. Pada kegiatan pembelajaran ini terdiri dari pendahuluan, inti dan penutup.

Pendahuluan:
1.      Membuka pembelajaran dengan salam, berdoa dan menanyakan kabar, dan kehadiran peserta
didik.
2.      Guru mengecek kehadiran peserta didik.
3.      Guru menyampaikan tentang capaian tujuan pembelajaran yang akan dipealajari pada pagi hari ini
4. Guru melakukan kegiatan apersepsi melalui kegiatan tanya jawab
Kegiatan Inti:
1.     Guru dan peserta didik melakukan brainstorming dengan mengacu kepada 4 pertanyaan, yaitu: a)
apa pengertian konstitusi, b) apa tujuan konstitusi, c) ada berapa jenis konstitusi, dan d) sejarah
perubahan konstitusi UUD NRI Tahun 1945.
2. Peserta didik melakukan diskusi kelompok, setiap kelompok maksimal lima orang, untuk
mengidentifikasi minimal dua pasal dan ayat dalam UUD NRI Tahun 1945 yang terkait dengan
pengalaman hidup sehari-hari.
3.    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Setiap kelompok memiliki waktu tujuh
menit untuk presentasi. Presentasi tidak boleh mengulang dari presentasi hasil diskusi kelompok
sebelumnya. Jika hasil diskusi kelompok 2, misalnya, 50 persen sama dengan hasil diskusi
kelompok yang lebih dulu presentasi, maka kelompok 2 hanya akan presentasi sebagian yang
belum dipresentasikan oleh kelompok 1. Demikian berlaku untuk semua presentasi hasil diskusi
kelompok berikutnya.
4. Peserta didik memberikan pertanyaan dan tanggapan terhadap presentasi hasil diskusi kelompok
1.      Guru memberikan penguatan materi kepada peserta didik.
2.      Guru mengkomunkasikan rencana pembelajaran yang akan dilakasanakan pada pertemuan
berikutnya.
3.      Guru mengakhiri pembelajaran pada hari ini dengan doa penutup serta mengucapkan salam.
4.      Peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran dengan menuliskan rangkuman materi
pembelajaran di buku tulis.
5. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang sudah melakukan refleksi diri.

5. Remedial dan Pengayaan

Apabila peserta didik belum mencapai secara maksimal maka dapat dilakukan remedial dan pengayaan, juga pada peserta didik yang memerlukan bimbingan dalam pemahaman materi.

Remedial : Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran tentang Pengenalan konstitusi dalam pengalaman hidup sehari-hari , diberikan tugas mandiri untuk mengulang kembali konsep tersebut
Pengayaan : Peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran tentang Pengenalan konstitusi dalam pengalaman hidup sehari-hari, diberikan kesempatan untuk melakukan scaffolding pada peserta didik yang belum mencapai. Hal ini selain menciptakan gotong royong juga sikap empati untuk saling membantu dengan sesama.

6. Asesmen

Tujuan dari asesmen adalah untuk mengetahui pencapaian pembelajaran di akhir proses pembelajaran. Asesmen dapat dibedakan menjadi asesmen diagnostik, formatif, dan asesmen sumatif. Untuk asesmen diagnostik dapat dilakukan sebelum kegiatan pembelajaran, asesmen formatif dapat dilakukan saat sedang proses pembelajaran , sedangkan asesmen sumatif pada akhir proses pembelajaran.

– Apa yang kalian ketahui tentang konstitusi dan UUD NRI Tahun 1945?
– Sebutkan contoh-contoh pasal dan ayat dalam UUD NRI Tahun 1945 yang terkait langsung dengan
kehidupan kalian sehari-hari.
– Apa yang akan kalian lakukan agar implementasi UUD NRI Tahun 1945 dapat sesuai dengan
pandangan ideal kalian?
– Bisakah kalian tuliskan satu lembar surat kepada orang atau lembaga terdekat kalian untuk
menceritakan pelaksanaan UUD NRI Tahun 1945?

7. Refleksi Guru dan Peserta didik

Sebagai bentuk proyeksi selama proses kegiatan pembelajaran dari guru maupun peserta didik, sehingga dapat diketahui apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang belum berjalan dengan baik yang masih membutuhkan perbaikan kedepannya.

Refleksi Guru:
1.      Mana di antara dua tawaran proses pembelajaran di atas yang lebih mudah dilaksanakan dan dekat
kepada pencapaian tujuan pembelajaran?
2.      Manakah tahapan belajar yang menurutmu berhasil?
3.      Kesulitan apa yang dialami saat mengajarkan topik ini?
4.      Apakah tujuan pembelajaran sudah dicapai oleh peserta didik?
5.      Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
6. Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik?

Refleksi Peserta Didik:
1.      Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran ini?
2.      Apa yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?
3.      Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini?
4.      Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang yang akan kamu berikan
pada usaha yang telah kamu lakukan?

Contoh Modul Ajar PPKn

Berikut ini contoh modul ajar PPKn yang dapat kalian unduh secara gratis. Untuk mendapatkan modul ajar secara lengkap bisa menghubungi kontak kami.

Pancasila
– Menggali Ide Pendiri Bangsa Tentang Dasar Negara
– Penerapan Pancasila dalam Konteks Berbangsa
– Peluang dan Tantangan Penerapan Pancasila
Download
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
– Pengenalan Konstitusi dalam Pengalaman Hidup Sehari-Hari
– Pengenalan Norma dalam Kehidupan Sehari-hari
– Hubungan Erat Pancasila dan UUD 1945
– Membuat Kesepakatan Bersama
– Produk dan Hierarki Peraturan Perundang-Undangan
– Hubungan Antar Peraturan Perundang-Undangan
– Menganalisis Peraturan Perundang-Undangan
Download
Bhinneka Tunggal Ika
– Mengidentifikasi Identitas Individu dan Identitas Kelompok
– Mengenali, Menyadari dan Menghargai Keragaman Identitas
– Kolaborasi Antarbudaya di Indonesia
– Pertukaran Budaya di Pentas Global
– Belajar dari Kekayaan Tradisi
Download
Negara Kesatuan Republik Indonesia
– Paham Kebangsaan, Nasionalisme, dan Menjaga NKRI
– NKRI dan Kedaulatan Wilayah
– Sengketa Batas Wilayah Antara Indonesia dan Malaysia
Download

Penutup

Sebagai penutup Modul Ajar PPKn Kelas X SMA/MA Kurikulum Merdeka ini sudah dilengkapi dengan Penilaian, LKPD, Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik. Semoga bisa memberikan manfaat, terima kasih.

Tinggalkan komentar